“Seraimingle”, Minuman Herbal Kaya Manfaat untuk Masyarakat

Semarang, 10 Februari 2025 –Mahasiswa Kelompok 2 dari Rombel A Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Bidang Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Gelombang 2 Tahun 2024 dari LPTK Universitas Sultan Agung Semarang menggelar Proyek Kepemimpinan yang inspiratif di Perumahan Sapta Prasetya, Pedurungan Kidul, Kota Semarang. Mereka berkolaborasi dengan kelompok Dasawisma untuk mengedukasi masyarakat sekaligus memperkenalkan produk herbal inovatif bernama “Seraimingle”. Proyek Kepemimpinan tersebut dibimbing oleh Nuhyal Ulia, S.Pd., M.Pd.

Sebagai bagian dari Program Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasawisma terdiri dari kelompok ibu-ibu yang aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan yang interaktif dan penuh semangat, mahasiswa PPG Calon Guru tersebut mengajak peserta untuk mengenal lebih dalam tentang manfaat herbal serta mengajarkan cara membuat minuman berbasis serai yang lezat dan berkhasiat.

Seraimingle—yang namanya merupakan perpaduan antara “serai” dan “mingle” (berkumpul)—menawarkan tiga varian menyegarkan:

🍵 Teh Serai – Hangat dengan aroma khas yang menenangkan.

🔥 Jahe Serai – Sensasi pedas yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

💙 Telang Serai – Kaya antioksidan untuk menjaga kesehatan.

Tak hanya sekadar minuman, Seraimingle hadir sebagai solusi alami untuk kesehatan, berkat kandungan serai yang memiliki sifat anti-inflamasi, membantu pencernaan, menurunkan tekanan darah, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan tagline “Seraimingle, Si Wangi Kaya Antioksidan”, produk ini diharapkan dapat menjadi pilihan sehat bagi masyarakat.

Lebih dari sekadar mengenalkan produk, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya memanfaatkan bahan alami dalam kehidupan sehari-hari. Melalui proyek ini, mahasiswa PPG tak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang menginspirasi gaya hidup sehat. Dengan semangat kolaborasi, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi proyek serupa di masa depan, mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kesehatan berbasis bahan alami.